contoh training k3 perusahaan bersertifikat

Safety training adalah investasi bagi aset perusahaan

Beberapa perusahaan yang menjunjung tinggi safety, tentu memahami pentingnya memberikan training kepada karyawannya mengenai safety training, terutama training k3 perusahaan. Training dapat diberikan melalui pihak ketiga atau kalangan profesional maupun pihak internal yang sudah mendapatkan pelatihan secara khusus. Memberikan safety training kepada karyawan sama dengan berinvestasi bagi aset perusahaan. Mengapa disebut sebagai investasi? Karena memiliki karyawan yang sadar akan pentingnya safety dalam bekerja akan membantu menghindarkan perusahaan dari kecelakaan kerja yang merugikan perusahaan. Misalkan suatu perusahaan memproduksi bahan yang mudah terbakar, maka pekerjaan mengelas seharusnya dilakukan di tempat terpisah dari ruang produksi. Jika karyawan perusahaan tidak memiliki kesadaran akan hal tersebut maka pekerjaan mengelas yang dilakukan dapat menimbulkan kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan. Atau jika suatu perusahaan memiliki seorang teknisi handal yang mengalami kecelakaan kerja dan menimbulkan cacat fisik permanen, tentu hal tersebut akan merugikan perusahaan karena karyawan tersebut akan sulit diandalkan lagi.

Untuk menciptakan situasi kerja yang aman dan nyaman maka diperlukan beberapa tahapan, yaitu menentukan kebijakan atau peraturan keselamatan kerja, melakukan perencanaan terhadap program safety yang sudah dibuat, melaksanakan peraturan safety yang sudah dibuat, memeriksa secara berkala peraturan safety yang sudah dibuat, lalu melakukan audit dan peninjauan ulang. Situasi kerja yang aman dan nyaman tentu akan membantu seluruh karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Bagi karyawan yang belum mengenal pentingnya safety training akan melihat aspek safety dengan sebelah mata, dan tak jarang karyawan akan memandang bahwa prosedur kerja menjadi kurang praktis. Namun perusahaan tidak boleh menyerah dalam menciptakan suasana kerja yang aman, karena lambat laun karyawan akan terbiasa bekerja sesuai prosedur. Perusahaan seharusnya tidak segan-segan memberikan sanksi bagi karyawan yang bekerja dengan sembarangan dan dapat membahayakan orang lain. Hal ini penting agar karyawan tidak mengulangi kesalahan tersebut. Karena kelalaian dalam bekerja, walaupun sepele bisa berpotensi menghilangkan nyawa karyawan dan hal tersebut tentu tidak diinginkan baik oleh karyawan itu sendiri maupun oleh perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *